Jumat, 05 Desember 2014

Hakikat Bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.

         Hakikat Bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.


Ada beberapa ahli yang memberi batasan tentang pengertian bangsa, antara lain sbg. Berikut !
1.      Lothrop Stoddart : Bangsa adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sejumlah orang yang cukup banyak bahwa mereka merupakan suatu bangsa.
2.      Otto Bauer : Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai persamaan karakter dan watak itu tumbuh dan lahir karena ada’a persatuan pengalaman.
3.      Ernest Renan : Bangsa adalah kelompok manusia yang terbentuk karena memiliki kemauan untuk bersatu.
4.      Friederich Ratzel : Bangsa adalah satu yang terbentuk karena ada’a hasrat untuk bersatu, hasrat itu timbul karena ada’a rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggal’a.

     Dari pengertian” di atas dapat disimpulkan bahwa bangsa (nation) adalah suatu masyarakat yang menempati daerah tertentu yang anggota”nya bersatu karena pertumbuhan sejarah yang sama karena merasa senasib dan sepenanggungan, serta mempunyai kepentingan dan cita” yang sama. Adapun terbentuk’a bangsa bisa dijelaskan sebagai berikut :
     Dalam bentuk paling sederhana kehidupan manusia berasal dari keluarga dengan anggota ayah, ibu, dan anak. Berkembang dan terus berkembang hingga terbentuklah komunitas keluarga yang satu sama lain’a masih ada hubungan darah dan kekerabatan yang dikenal dengan masyarakat. Masyarakat yang mempunyai hubungan kesetiakawanan karena persamaan asal-usul, agama, tempat tinggal, kepentingan sosial ekonomi budaya dan sebagai akhir’a membentuk bangsa.
       Berkaitan dengan hal tersebut, terhadap empat aspek yang mendorong manusia untuk bekerja sama dengan orang lain, yaitu sebagai berikut :

a.      Aspek biologis, yaitu manusia ingin tetap hidup dan mempertahankan kelangsungan hidup yang hanya bisa dicapai secara kerjasama dengan sesama.
b.      Aspek Psikologis, yaitu kesediaan bekerja sama untuk menghilangkan rasa kejemuan dan mempertahankan harga diri sebagai anggota pergaulan hidup bersama manusia.
c.       Aspek Ekonomis, yaitu keadaan manusia untuk bekerja sama supaya dapat memenuhi,  mencukupi dan memuaskan segala macam kebutuhan.
d.      Aspek Kultural, yaitu manusia sadar bahwa segala usaha’a untuk menciptakan sesuatu hanya bisa dihasilkan tidak secara sendirian.

2.  Unsur-Unsur terbentuka’a bangsa.
            Dari pengertian” diatas dapat disimpulkan bahwa bangsa merupakan kumpulan dari masyarakat yang membentuk negara. Dalam arti sosiologis, bangsa termasuk kelompok paguyuban yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan senasib sepenanggungan di dalam suatu negara. Dengan demikian, suatu wilayah atau komunitas disebut bangsa ketika terpenuhi’a unsur” di bawah ini. :

1.      Sekelompok manusia yang memiliki cita” bersama dan mengikut warga negara menjadi satu kesatuan.
2.      Sekelompok manusia juga mempunyai sejarah hidup bersama, sehingga tercipta perasaan senasib sepenanggungan.
3.      Sekelompok manusia yang memiliki adat budaya serta kebiasaan yang sama akibat pengalaman hidup bersama.
4.      Sekelompok manusia yang menempati suatu wilayah tertentu dan merupakan suatu wilayah.

5.      Sekelompok manusia yang terorganisasi dalam suatu pemerintahan dan berdaulat sehingga mereka terikat dalam suatu masyarakat hukum.

Ditulis Oleh : cek siapa pacar kamu // 00.39.00
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran

 

Temukan Kami Di Grup FB atau Like FansPage Kami

Group :
Governator Civil Society

Fanpage :


Add My Facebook



Terima Kasih Sudah Mengunjungi Blog Kami Kritik Dan Saran Terserah Pemirsa